Namun fenomena alam ini dikait-kaitkan dengan asumsi para manusia akan ngerinya api neraka yang selama ini ada di benak kita melalui ajaran agama kita masing masing. Apakah benar demikian, hanya Tuhan yang tahu.
Sebenarnya fenomena Munculnya Lubang neraka di Uzbekhistan ini terjadi pada tahun 1975 yang lalu. Pada awalnya para peneliti mengira di kawasan terjadinya lubang neraka ini terdapat sumber daya alam yang sangat melimpah. Namun setelah digali, ada lubang yang mengeluarkan gas yang beracun. Karena gas beracun ini membahayakan manusia,maka ada inisiatif untuk membakar lubang tersebut.
Namun semenjak hari pertama kali lubang tersebut dibakar hingga saat ini detik ini juga, api yang ditimbulkan dari lubang tersebut belumlah padam. Dari lubang kecil hingga sebesar 2 kali lapangan bola tersebut dapat diarasakan begitu panasnya bara api yang dihasilkan. Hingga banyak yang menyebutkan bahwa lubang ini merupakan "Lubang Neraka".
Penjelasan inipun saya dapat barusan dari Insert Investigasi di TV. Dijelaskan detailnya seperti itu, tidak sampai disitu kejadiannya hampir sama seperti kejadian di negeri kita semburan lumpur yang terus menerus dari perut bumi maka dinamakan 'lumpur lapindo' karena memang pada awalnya disebabkan oleh proyek milik Lapindo. Semuanya karena human error alias kesalahan kita sendiri para manusia. Coba saja kalo manusia tidak serakah, yang ingin mendapatkan sumber daya alam yang melimpah. Mak hal ini tak akan terjada, namun nasi telah menjadi bubur.
Lihat saja Video Lubang Neraka dari youtube berikut ini.

